Category: Gaya

  • BNN RI Resmi Luncurkan Layanan Call Center 184 Untuk Terima Laporan dan Pengaduan

    BNN RI Resmi Luncurkan Layanan Call Center 184 Untuk Terima Laporan dan Pengaduan

    Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi meluncurkan Layanan Call Center 184 sebagai wujud komitmen memperkuat akses layanan informasi dan pengaduan masyarakat terkait permasalahan narkotika. Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti Ruang Layanan oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (19/2).


    Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa pembaruan Layanan Call Center 184 bukan sekadar modernisasi fasilitas, melainkan wujud nyata transformasi digital yang menjadi prioritas strategis BNN dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat akselerasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus memastikan kehadiran negara yang lebih responsif, cepat, dan solutif bagi masyarakat.
    Melalui Layanan Call Center 184, masyarakat dapat memperoleh informasi, menyampaikan pengaduan, serta melaporkan dugaan tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, layanan ini juga menjadi sarana konsultasi rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait mekanisme, prosedur, maupun akses layanan rehabilitasi secara cepat, aman, dan terpercaya.

    Beroperasi penuh selama 7 x 24 jam, Layanan Call Center 184 menjadi simbol komitmen dan kesiapsiagaan BNN dalam memberikan pelayanan tanpa henti, sebagai wujud nyata bahwa negara tidak pernah “tidur” dalam melayani dan melindungi rakyatnya. Kepala BNN RI memastikan bahwa setiap data dan informasi yang masuk melalui layanan ini akan diperlakukan sebagai aset berharga yang dianalisis serta ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pembaruan Layanan Call Center 184 yang diresmikan pada hari ini mampu menjadi katalisator bagi penguatan koordinasi lintas sektoral, baik di lingkungan internal BNN maupun dengan aparat penegak hukum lainnya. Sistem yang dibangun dalam Layanan Call Center 184 tersebut juga diharapkan mampu berfungsi sebagai dashboard informasi yang komprehensif, sehingga dapat membantu pengambil kebijakan dalam proses pengambilan keputusan yang berbasis data, akurat, dan tepat sasaran.

  • Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Berantas Narkoba dan Judi Online

    Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Berantas Narkoba dan Judi Online

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho berkunjung ke DPW Muhammadiyah Sumsel /ist
    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho berkunjung ke DPW Muhammadiyah Sumsel /ist

    Informasi wisata Sumsel

     

    Melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, Polda Sumsel membangun komunikasi strategis guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

     

     

    Seperti yang dilakukan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., M.Si., melaksanakan lawatan kerja ke Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan di Kompleks Universitas Muhammadiyah Palembang Kamis (19/2/2026).

    Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus pleno menyambut langsung kedatangan rombongan Pejabat Utama Polda Sumsel.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks. Peredaran narkoba, maraknya judi online, serta pengaruh negatif media digital memerlukan respons kolektif lintas sektoral.

    Oleh karena itu, Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memperkuat kemitraan strategis dengan tokoh agama dan masyarakat.

    Selain itu, Kapolda Sumsel mengajak Muhammadiyah untuk meningkatkan edukasi kepada generasi muda. Ia mendorong penguatan nilai kebangsaan, literasi digital, serta pencegahan paham radikalisme. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran vital dalam menjaga moralitas bangsa dan membentengi masyarakat dari pengaruh destruktif.

     

     

    Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menegaskan kesiapan Muhammadiyah untuk bersinergi dengan Polda Sumsel dalam pembinaan masyarakat serta menjaga stabilitas wilayah dari ancaman degradasi moral.

    Informasi wisata Sumsel

    Sebelumnya, Kapolda Sumsel juga melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan KH. Hendra Zainuddin pada Minggu (15/2/2026). Rangkaian kunjungan ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam merangkul seluruh elemen ulama dan tokoh masyarakat guna menciptakan situasi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan lawatan tersebut merupakan implementasi program komunikasi preventif kepolisian.

    “Kapolda Sumsel ingin menyamakan persepsi dengan para tokoh agama dalam menghadapi isu-isu sosial yang berkembang. Kami membuka ruang kolaborasi konkret, khususnya dalam edukasi pencegahan narkoba dan perjudian daring,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa seluruh masukan dari para ulama akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut Polda Sumsel. Dengan demikian, pelayanan kepolisian dapat terus ditingkatkan dan selaras dengan harapan masyarakat Sumatera Selatan.

    Melalui sinergi strategis ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk menjaga kamtibmas secara berkelanjutan. Kolaborasi antara aparat kepolisian dan organisasi keagamaan diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Sumatera Selatan

  • Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama Satgas ASRI ‘Bang Jasri’ (Bhayangkara Jakarta ASRI) di kawasan bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata.

    Sebanyak 650 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, suku dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media, influencer, serta personel Polri. Personel tampak membersihkan sampah dan merapikan area bawah tol yang sebelumnya terlihat kurang tertata.

     

     

    Kapolda mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, gerakan bersih lingkungan harus menjadi budaya dan dilakukan secara berkelanjutan.

    “Ini bukan kegiatan simbolis. Kita ingin membangun budaya bersih yang dimulai dari lingkungan terdekat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga nyaman,” ujarya di lokasi.

     

     

    Program ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya kerja bakti dan membangun budaya kebersihan. Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menekankan bahwa gerakan ASRI harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar slogan.

    Irjen Pol Asep menegaskan kegiatan ‘Bang Jasri’ akan dilaksanakan secara rutin dan menyasar berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia berharap setelah dibersihkan, seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan agar Jakarta semakin asri dan nyaman.